Cara Praktis Mengatasi Keluahan Saat Hamil

keluhan

Beberapa perubahan kadar hormon maupun perkembangan janin, menjadikan Ibu hamil sering mengalami keluhan saat hamil akan berdampak terhadap rutinitas. Ibu hamil akan merasakan banyak perubahan selama 3 bulan pertama kehamilan, seperti merasakan mual, lelah, perubahan mood, nyeri punggung, merasakan kram, sering berkemih, serta mengalami konstipasi.

Kerap kali keluhan-keluhan tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran pada Ibu hamil dan pasangannya. Namun, yang perlu diwaspadai adalah jika ternyata keluhan yang dirasakan dapat terjadi akibat perubahan yang tak normal atau patologis.

Cara Mengatasi Keluhan Saat Hamil

Mudah Lelah

Mudah lelah menjadi salah satu keluhan Ibu hamil yang sangat sering dirasakan. Perubahan kadar hormon, pembentukan plasenta serta metabolisme secara alami dapat menyebabkan tubuh menjadi mudah merasa letih. Bahkan, Ibu bisa tiba-tiba merasa sulit tidur saat malam hari atau justru selalu mengantuk sepanjang hari. Adapun cara untuk mengurangi Lelah:

Saat malam hari tidur lebih awal.
Manfaatkanlah waktu istirahat siang guna membantu mengurangi rasa kantuk ketika bekerja.
Konsumsilah makanan dengan nutrisi cukup serta seimbang untuk menjaga kesediaan energi. Paling tidak konsumsilah 5 porsi buah dan sayur segar setiap hari.
Bila memungkinkan, mintalah bantuan orang lain mengerjakan pekerjaan yang tidak sanggup Ibu kerjakan sendiri, seperti menyetrika dan mencuci pakaian.
Mengatur kegiatan dengan efektif mungkin juga bisa menjadi kunci agar tubuh tidak mudah lelah ketika hamil.
Sakit Kepala

Perubahan bentuk tubuh Ibu dan hormon akan menyebabkan Ibu hamil tidak jarang merasakan sakit kepala. Walau merupakan hal yang umum terjadi, tetapi banyak Ibu hamil yang kebingungan karena cemas jika obat sakit kepala berisiko dapat membahayakan bayi. Berikut cara mengatasi keluhan saat hamil pada sakit kepala:

Berbaring dan tempatkanlah kompres dingin di kepala.
Rutinlah berolahraga ringan, seperti berjalan kaki atau senam ringan.
Hindarilah pemicu sakit kepala, seperti akibat minum kopi atau makanan manis.
Istirahat secara teratur serta konsumsilah cukup air mineral untuk mengurangi sakit kepala.
Kelola stres guna menghindari sakit kepala akibat tekanan psikologis.
Lakukanlah teknik relaksasi secara teratur, seperti mengikuti pijat, yoga, dan visualisasi.
Walaupun terbilang umum, tetapi sakit kepala parah yang tak kunjung berhenti bisa menjadi suatu penyakit serius, seperti tekanan darah tinggi. Bila hal ini terjadi, sebaiknya konsultasikanlah kepada dokter guna mendapatkan pengobatan yang tepat.

Mual dan Muntah

Mual dan muntah merupakan kondisi yang sangat sering dialami wanita hamil. Perubahan kadar hormon human chorionic gonadotropin dan estrogen, sensitivitas kepada bau-bauan, perut lebih sensitif dan stres bisa menjadi penyebab umum kepada mual dan muntah ketika hamil. Cara untuk membantu keluhan saat hamil pada rasa mual dan muntah:

Hindarilah berbaring sesudah makan, dengan posisi menyamping ke kiri.
Guna mengurangi risiko mual dipagi hari, bangunlah perlahan-lahan dengan duduk dulu hindari langsung berdiri setelah berbaring. Bila ada, Ibu bisa mengonsumsi sedikit biskuit sebelum berdiri.
Hindarilah makan-makanan berlemak, pedas, gorengan dan makanan yang mengandung asam yang bisa menyebabkan iritasi di saluran pencernaan.
Sebisa mungkin, hindari pula makanan yang aromanya memicu mual. Cobalah untuk menyantapnya ketika suhu makanan dingin dan tidak terlalu mengeluarkan aroma kuat.
Berbagai keluhan Ibu hamil tidak boleh disepelekan, untuk itu segeralah konsultasikan kepada dokter bila muntah berlangsung secara terus-menerus tidak kunjung mereda. Waspadai jika kekurangan nutrisi dan cairan bisa membahayakan kesehatan bayi. Ibu bisa mengonsumsi susu yang mengandung vitamin B dan protein untuk mengurangi rasa mual atau muntah yang mengganggu

Sumber : Prenagen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *